Banikata “Sawah Impian”

 


Banikata Merawat Mimpi dan Harapan yang Terus Bertumbuh Melalui “Sawah Impian”

Ketika sebuah lukisan alam diterjemahkan ke dalam sebuah komposisi musik, nada yang mengalun seolah bergerak menjadi penuntun yang membawa kita ikut menikmati imaji tersebut. Berangkat dari kesadaran bahwa keindahan alam Indonesia perlu dimaknai, lagu terbaru Banikata berjudul “Sawah Impian” melukiskan pesona keselarasan alam Indonesia serta turut mengundang pendengar merefleksikan kembali perjalanan bermimpi melalui analogi padi dan hamparan sawah. 

Kisah pertumbuhan padi ditemani semarai cahaya diterjemahkan oleh Banikata melalui Sawah Impian, yang bercerita mengenai keindahan dan keanggunan perjalanan manusia bermimpi layaknya padi di hamparan sawah yang menghijau. Sawah Impian bermula sebagai lagu instrumental yang ditulis oleh gitaris Frank Pattinasarany dan dirilis secara instrumental bersama grup musik 5Petani pada tahun 2016 silam. Sawah Impian adalah oasis yang ditemukan oleh Banikata, membawanya ke momen penemuan diri yang mendorongnya untuk mengajak Frank memulai proyek kolaborasi. Interpretasi Banikata menginspirasinya untuk  menulis ulang Sawah Impian menjadi sebuah lagu utuh dengan sudut pandang berbeda yang disampaikan melalui lirik serta pembaharuan aransemen.

Seperti judulnya, Sawah Impian menjadi lukisan tentang sejuta harapan yang tertanam dan terus bertumbuh. Setiap pribadi memiliki musimnya masing-masing dengan perjalanan unik yang berbeda-beda. Dari bibit mungil yang kemudian tumbuh menjadi mimpi yang kian berkembang hingga akhirnya mimpi itu dapat dipanen. Di tengah hidup yang penuh ekspektasi, bagaimana mengasihi harapan agar terus tumbuh? Pertanyaan ini terangkum dalam alunan Sawah Impian yang kini sudah bisa didengarkan di seluruh layanan digital streaming platform.




Comments

Popular posts from this blog

Oggie Este "Kafir"

Minimice Pop Culture

Antelop "Moral Berkarat"